Asal Tetapii Tidak Asal-asalan !
Markus 5:30-31 (TB) Pada ketika itu juga Yesus mengetahui, bahwa ada tenaga yang keluar dari diri-Nya, lalu Ia berpaling di tengah orang banyak dan bertanya: "Siapa yang menjamah jubah-Ku?"
Murid-murid-Nya menjawab: *"Engkau melihat bagaimana orang-orang ini berdesak-desakan dekat-Mu, dan Engkau bertanya: Siapa yang menjamah Aku?"*
Dalam kisah tersebut, murid-murid menjadi heran atas "pertanyaan konyol Yesus" : *siapa yang menjamah jubah Yesus ?*
Menurut apa yang dilihat oleh murid-murid bahwa _banyak sekali orang yang menjamah jubah Yesus_, tetapi kenapa Yesus bertanya seperti itu ?
Ternyata banyak sekali orang-orang yang *hanya asal-asalan* menjamah jubah Yesus dan hal tersebut _tidak akan berarti apa-apa_ bagi yang menjamah.
Camkanlah dengan baik ! Bahwa untuk datang dan menjamah Yesus tidak perlu melakukan hal-hal yang besar dan spektakuler, *cukup lakukanlah apa yang sekiranya bisa anda dan saya lakukan*, namun lakukanlah itu dengan "penuh iman" (ayat 34).
Ayo mari cek diri kita masing-masing, apakah anda dan saya ibadah hanya asal-asalan, membaca firman hanya asal-asalan, melayani hanya asal-asalan ?
Ayo mari kita lakukan apa yang bisa anda dan saya lakukan dengan mata yang tertuju kepada Tuhan seperti ada yang tertulis Ibrani 12:2 (TB) Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah.
Penulis Bambang Purnomo