Ketika Yesus Haus, Apa yang Kita Berikan?(Bagian 5: Ucapan Yesus di atas Salib)
Yohanes 19:28 (TB)
Sesudah itu, karena Yesus tahu, bahwa segala sesuatu telah selesai, berkatalah Ia — supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci —: "*Aku haus!*"
RENUNGAN Kata "haus" (dipsaō dalam Yunani) bukan sekadar kebutuhan fisik, tetapi melambangkan penderitaan rohani Yesus saat menanggung dosa dunia. R.C. H. Lenski menulis, "Yesus tidak hanya haus secara jasmani, tetapi juga merindukan pemulihan hubungan manusia dengan Allah."
Hari ini, dunia haus akan kasih, keadilan, dan pengharapan. Bagaimana kita menjawab dahaga rohani di sekitar kita? Mungkin dengan perhatian bagi mereka yang terabaikan atau membagikan firman yang menghidupkan.
Doa: Tuhan, beriku hati yang peka untuk menjawab haus dunia dengan kasih-Mu. Amin.
Pertanyaan:
A. Apa makna mendalam dari "Aku haus"?
B. Bagaimana saya merespons kebutuhan rohani orang lain?
C. Apa satu tindakan nyata yang bisa saya lakukan hari ini?
Kamis, 3 Maret 2025.
*GBI Maranatha*